Jumat, 08 Juli 2011

Rolling (또르르) - Ji Yeon, T-ara. Ost. Master of Study


HANGUL:
또르르 눈물이 흘러간다 또르르 또르르르
소리없는 아픔을 이기지도 못한체
파르르 손끝이 떨려온다 파르르 파르르르
따스했던 시간을 기억하나봐
사랑을 하면 더 예뻐진대
사랑을 하면 좀 달라진대
어떻게 해야 내 안의 사랑이 더 예뻐질까요
생각을 하면 눈물이 나고
눈물이 나면 또 생각만을
그런 사람이 곁에 있다는게 다행이죠
스르르 두 눈이 감겨온다 스르르 스르르르
고운 미소 향기에 꿈을 꾸고 싶었나봐
또르르 사랑이 흘러간다 또르르 또르르르
맘이 시려울만큼 좋아하나봐
사랑을 하면 더 예뻐진대
사랑을 하면 좀 달라진대
어떻게 해야 내 안의 사랑이 더 예뻐질까요
생각을 하면 눈물이 나고
눈물이 나면 또 생각만을
그런 사람이 곁에 있다는게 다행이죠
가슴에 차가운 니가 내리면
못본듯이 그저 웃어야 해요
행여 니가 돌아볼까봐 항상 그 자리를 맴도는
어리석어도 행복한 사랑이 좋아서
사랑을 하면 더 예뻐진대
사랑을 하면 좀 달라진대
어떻게 해야 내 안의 사랑이 더 예뻐질까요
생각을 하면 눈물이 나고
눈물이 나면 또 생각만을
그런 사람이 곁에 있다는게 다행이죠

ROMANIZATION:
Ddoreureu, nunmuri heulleoganda, ddoreureu, ddoreureureu
sori-obneun apheumeul igijido mot-hanche
phareureu, sonkkeut-chi ddeollyeo-onda, phareureu, phareureureu
ddaseuhaetteon shiganeul gieok-hanabwa

sarangeul hamyeon, deo yeppeojindae
sarangeul hamyeon, jom dallajindae
eotteohke haeya nae an-eh sarangi deo yeppeojil-kkayo
saenggak-eul hamyeon, nunmuri nago
nunmuri namyeon, ddo saenggakmaneul~
geureon sarami gyeot-eh ittdaneunge, dahaeng-ijyo

seureureu, du nuni kamgyeo-onda, seureureu, seureureureu
go-un miso hyanggi-eh ggoom-eul ggoogo shipeot-nabwa
ddoreureu, sarangi heulleoganda, ddoreureu, ddoreureureu
mam-i shiryeo-ulmankheum joha-hanabwa

sarangeul hamyeon, deo yeppeojindae
sarangeul hamyeon, jom dallajindae
eotteohke haeya nae an-eh sarangi deo yeppeojil-kkayo
saenggak-eul hamyeon, nunmuri nago
nunmuri namyeon, ddo saenggakmaneul~
geureon sarami gyeot-eh ittdaneun-geh, dahaeng-ijyo

gaseum-eh chaga-un niga naerimyeon
motbondeushi geujeon useoya haeyo
haengyeo niga dorabolkkabwa hangsang geu jarireul maemdoneun
eori seogeodo haengbokhan sarangi johaseo

sarangeul hamyeon, deo yeppeojindae
sarangeul hamyeon, jom dallajindae
eotteohke haeya nae an-eh sarangi deo yeppeojil-kkayo
saenggak-eul hamyeon, nunmuri nago
nunmuri namyeon, ddo saenggakmaneul~
geureon sarami gyeot-eh ittdaneunge, dahaeng-ijyo


TRANSLATION:
Rolling… tears are flowing, rolling, rolling
Like the silent pain hasn’t won
Trembling… fingertips are trembling, trembling, trembling
I must be thinking about the happy, warm times

They say if you love, you become prettier
They say if you love, you change a little
What do I have to do to make the love inside me prettier?
When I think about it, tears come
When tears come, what comes to mind is
It’s a relief that I have a person like that by my side

Gently… my eyes are closing, gently, gently
I must have wanted to dream about the scent of that smile
Rolling… love is flowing, rolling, rolling
I must like him to the point where my mind is cold

They say if you love, you become prettier
They say if you love, you change a little
What do I have to do to make the love inside me prettier?
When I think about it, tears come
When tears come, what comes to mind is
It’s a relief that I have a person like that by my side

When you, who is cold, get off my chest,
I have to laugh as if I didn’t see anything
“Maybe you’ll come back” always repeats at that place
Even though it’s foolish because I like a happy love

They say if you love, you become prettier
They say if you love, you change a little
What do I have to do to make the love inside me prettier?
When I think about it, tears come
When tears come, what comes to mind is
It’s a relief that I have a person like that by my side

Minggu, 05 Juni 2011

Perhaps Love Ost. Pricess Hour


On-je-yot-don-gon-ji / gi-yong na jin ah-na
ja-ku nae mo-ri-ga / no-ro u-ji-rop-don shi-jak
han-du bon-shik / doh-oh-ryu-dun seng-gak
ja-ku nul-o-ga-so / jo-gum dang-hwang-su-ru-un i ma-umpyol-il-I ah-nil su it-da-go / sa-so-han ma-umi-ra-go
ni-ga ne-ge ja-ku (ne ge ja ku)
ma-rul ha-nun / geh o-saeng-han-gol


Chorus:

sa-rang-in-ga-yo / ku-de nah-wa gat-da-myon shi-jahk-in-ga-yo
ma-mi jah ku gu dael / sa-rang-han-dae-yo
on se-sang-i dud-du-rok / so-ri-chi-ne-yo
wae i-je-ya dul-li-jyoh oooohh…
so-rol man-na-gi we-hyae / i-je-ya sa-rang cha-jat-da-go


ji-gum nae ma-umul / sol-myong-ha-ryoh hae-do
ne-ga nae-ga dwe-o mamul nu kki nun bang bop ppun in de


i-mi nan ni / a-ne / it-nun-gol
ni a-ne / ni-ga it-du shi
u-rin so-ro-we-ge (so ro we ge)
i-mi gil-dul-yo / jin-ji mo-la


Repeat Chorus:

Seng-gak-hae-bo-myon (saeng gahk hae boh myuhn)
Manh-un sun-gan-so-ke (so ke)
Ol-ma-na manhun (yeah) sol-le-im it-ot-nun-ji
jo-gum nujun gu man-kum nan do jal-hyae jul-kke-yo


ham-ke hal-ke-yo / chu-wok-i dwel giokman sol-mul-hal-ke-yo
da-shin nae gyote-so / ddo-na-ji ma-yo
jjal-bun sun-gan-jo-cha-do bul-an-han gol-yo
nae-ge mo-mul-lo-jwoyo oooohh…
Gu-dael i-roh-ke ma-nhi (gu to rok ma-nhi)
Sarang-ha-go wi-so-yo (gu dae yo ya mahn) i mi




언제였던건지 기억나진 않아
자꾸 내 머리가 너로 어지럽던 시작
한 두번씩 떠오르던 생각
자꾸 늘어가서 조금 당황스러운 이 마음

별일이 아닐 수 있다고 사소한 마음 이라고
내가 네게 자꾸 말을 하는게 어색한걸

사랑인가요 그대 나와 같다면 시작인가요
맘이 자꾸 그댈 사랑한대요
온 세상이 듣도록 소리치네요
왜 이제야 들리죠 우-
서롤 만나기 위해 이제야 사랑 찾았다고

지금 내 마음을 설명하려 해도
니가 내가 되어 맘을 느끼는 방법 뿐인데
이미 난 니안에 있는 걸
내 안에 니가 있듯이
우린 서로에게 (서로에게)
이미 길들여진지 몰라

사랑인가요 그대 나와 같다면 시작인가요
맘이 자꾸 그댈 사랑한대요
온 세상이 듣도록 소리치네요
왜 이제야 들리죠 우-
서롤 만나기 위해 이제야 사랑 찾았다고

생각해보면 많은 순간속에
얼마나 많은 설레임 있었는지
조금 늦은 그 만큼 난 더 잘해 줄께요

함께 할께요 추억이 될 기억만 선물할께요
다신 내곁에서 떠나지 마요
짧은 순간조차도 불안한 걸요
내게 머물러줘요 우-

그댈 이렇게 많이 (그토록 많이)
사랑하고 있어요 (그대 하나만) 이미 -




I don't know when it all started
When my head became dizzy with thoughts of you

These thoughts would often pop up in my mind
I feel anxious as my heart expands towards you

It's nothing.. it's just a little thing
Your words are awkward to me

Is it love? If you feel the same way, is it a beginning?
My heart keeps saying it loves you
It screams out for the whole world to hear
Why has it taken so long for me to hear it~?
We've finally met.. finally found love

If I wanted to show you how I feel
The only way would be for you to become me

I'm already inside of you
Just like you're inside of me

To each other [to each other]
We may already be too accustomed

Is it love? If you feel the same way, is it a beginning?
My heart keeps saying it loves you
It screams out for the whole world to hear
Why has it taken so long for me to hear it~?
We've finally met.. finally found love

When I think about it [when I think about it]
I realize how many moments there were when my heart trembled
I'll try as harder as I was late in realizing my feelings

I'll be with you, I'll only give you fond memories
Please don't ever leave me again
Even the shortest moments without you make me uneasy
Please stay by me~

I already love you so much (you're the only one)

Senin, 02 Mei 2011

akhirnya

 beini udah 2 tahun yang lalu tapi masih jd draft belum tak post kan. wkwkwk

wow gak terasa udah lazz 3 smp , ntar lage sma.
duu....h
sma di mana yach......????
penennya sich........
mudah-mudahan bisa scoll di. . . . . . .smasa. hehehe

Minggu, 01 Mei 2011

Perjalanan Hidup yang Penuh Kebodohan

Duh masih hujan. Ah, biar dah aku pulang aja. Aku kan bawa mantel. Ntar kalo gak pulang-pulang, jam berapa aku mau nyampe rumah..? setelah aku merasa sreg sama buku yang mau aku beli, langsung aku menuju meja kasir untuk bayar buku tersebut. Oke, aku siap pulang. Ah, sepedaku kehujanan, kasian banget. Setelah berhenti beberapa detik untuk sekedar memperhatikan orang-orang yang berada di depan toko buku tersebut yang tak kunjung pulang karena menanti hujan menghentikan lajunya dari langit, aku pun langsung menuju sepeda motorku tercinta yang terpakir di depan toko buku itu. Dengan hati yang menggebu-gebu, penuh semangat, bahagia karena akhirnya bisa beli buku (yang menurutku bagus banget), tanpa ragu dan tanpa bimbang sedikit pun aku masukkan kunci sepeda motor ke sepeda motornya. (ya iyalah....). jret. I think, kok tutup lubangnya mbukak? Biasanya kan tak kunci juga. Ah, paleng aku lupa. Hehehe. ceklek...ceklek... kok gak bisa??? Ah, paleng kuncinya kebalek. Tak baliklah kunci sepeda motorku dan tak masukin lagi. Ceklek...ceklek... kok tetep gak bisa seh? Perasaanku mulai gak enak. Duh, kenapa ya? Ini bener sepedaku kan? Ayolah bisa, hujan ini lho...!.
“kenapa, dek?”. Seorang petugas parkir menghampiriku. “gak bisa ta, dek?.”
Aku cuma diem dan tetap konsentrasi pada lubang kunci sepeda motorku. Hhhh... ckckck aku sudah mulai putus asa, aku mendongak ke petugas parkir yang berdiri di depan motorku yang memperhatikan perjuanganku membuka kunci. Teng...!!! loh, ndek mana helm bututku? Ah, paleng dibawa pak petugas parkirnya (helm biasanya aku taruh di kaca spion). Tapi pas aku liat paknya itu kok paknya gak bawa apa-apa. Jedeng... jedeng... jedeng...!! jangan-jangan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . #$%#%^&%#$#@$#%$^%^%^$%#%$%##$@#!##%^$ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . sreeeet. Aku noleh ke belakang, DUAAAARRRRRRRRRRRR, JEBBBRETTTT!!!!. Tingtong! Tepat di belakangku ada sepeda motor yang jenis dan plat nomernya itu persis dan sesuai banget sama keterangan yang tertera di STNK yang terlipat rapi di dompet dalam tasku. Mimpi apa aku semalem?? Langsung lemes rasanya badanku. Cepet-cepet aku cabut kunci sepeda motorku dan langsung aku masukin ke sepeda motor yang BENER ASLI SEPEDA MOTORKU. jret. Yap, berhasil. langsung bayar parkir. Dengan gerakan yang tak percepat, langsung aku ambil mantel, dipasang, nyalain mesin, masukin gigi 1, tancap gas.

Astaghfirullah. . . . . . . . .

Aku malu, ya Allah . . . . . . .

Wahahahaha. Kenapa aku selalu melakukan banyak kebodohan dengan masalah parkir sepeda motor? Ckckckck. Sering banget emang aku melakukan banyak kebodohan dengan masalah parkir sepeda motor kayak gitu, hampir tiap minggu pasti ada. Tapi masih mending yang minggu-minggu lalu soalnya kebodohanku itu selalu ada di parkiran sekolah. Wkwkwkwk. Tapi kian minggu kebodohanku semakin menunjukkan kemajuan (loh, kebodohan kok tambah maju? Dipelihara sih..!! kebodohan itu tidak patut dikembangkan dan tidak untuk dipelihara apalagi sampai beranak pinak gitu. Itu harus segera dibasmi dan dibumihanguskan! Semangat! Ayo, kita perangi kebodohan! *perlu anda ketahui bahwa kalimat-kalimat terakhir tepat sebelum kalimat ini termasuk salah satu bentuk kebodohan.wkwkwk. ==”)

Nah, pembaca setia yang mulutnya sudah berbusa. Mari kita tinggalkan kebodohan demi kebodohan yang saya lakukan di tempat parkir. Saya punya cerita lain yang kurang lebih seru dan menarik. Ingat! KURANG LEBIH. Jadi mohon dimaklumi jika ternyata anda nanti akan kecewa, karena yang terjadi adalah KURANG. Bisa kurang apa saja. Kurang sopan, kurang kerjoan, kurang bermutu, kurang makan, kurang tidur, kurang jelas, kurang menarik, kurang waras, atau bahkan malah kurang aj*r. Hehehehe. Alhamdulillah jika nanti anda ternyata bisa puas dan merasa senang atau terhibur. Hehehe. silahkan tinggalkan pesan anda jika perlu. Wkwkwk

Oke oke...

Lets start!

Saya cukup bahagia lah... kemarin tanggal 18 April 2011 saya jalan-jalan di kampus ITS. Wkwkwkwk. Salah satu perguruan tinggi yang cukup saya idam-idamkan. Karena kakak saya kuliah di sana jadi saya juga ingin kuliah di sana nantinya. Hehehe. tapi betapa aku sedih pas di jalan pulang itu........ mobilnya bapakku mogok di daerah Pasuruan. Hoh!!. Mana pas itu aku cek kebeletnya pipis. Aduh! Piye iki? Ora ono toilet umum eh ndek kene. Wes ora tahan ki awak. Duhkah...! setelah keberanian dan keyakinanku terkumpul akhirnya aku tanya ke salah satu tukang becak yang masih bisa dipanggil mas yang mangkal di deket situ.
Aku : “mas di deket-deket sini gak ada toilet umum ya?” (dengan lagak SKSD gitu dan sok innocent)
Mas tukang becak : “waduh, gak ada, dek. Kenapa? Mules ta?” (sok polos)
Aku : (boh...! mak mules? Kok elek ngunu?) “itu mas, aku kebelet pipis. Hehehe”
Mas tukang becak : “oh, ada seh tapi di deket stasiun situ. Nanti sampeyan #^$%#%$%*^*&$@”

Aku : (ndlongop gak ngerti omongane masnya)“oh, yawes makasih ya mas”
Mas tukang becak : “mau saya antar tak, dek?”
Aku : (sedikit waspada) “ehm... ndak wes, ntar ngerepotin?” (pasang tampang innocent)
Mas tukang becak : “ndak apa-apa dari pada sampeyam selak sakit perutnya, atau mau tak anter pake becak?” (terucap tanpa beban)
Aku : (minta ijin bapak) “iyawes, mas. Bahaya ini sudah (hehehe). tapi ndak usah naek becak dah. Jalan kaki aja, gak apa-apa kan?”
Mas tukang becak : “oh, iya wes. Ayo.”

Berangakatlah aku menuju toilet umum yang ternyata letaknya lumayan mungkin ada 200 meter. Lumayan kan buat aku nahan kebelet pipisnya itu. Wkwkwkwk. “dek, tak anter sampe sini aja ya. Takut ntar ada yang liat trus prasangka buruk soalnya saya sudah punya istri.” (jebret! Semuda itu udah beristri? Wkwkwk. Tenang aja mas aku gak kiro cem-macem. Gak napsu aku. wkwkwk ). “oh ya wes mas, gak apa-apa kok. Makasih ya, mas.” Wkwkwk. Alangkah lucunya. Yah, gak apa-apa dari pada ntar yang dikatain si mas tukang becak itu benar kan bisa-bisa saya nanti disantet pas... wkwkwk.
Setelah dari toilet aku memutuskan untuk tidur dan tidak mau ikut campur atas mogoknya mobilnya bapakku. Hehehe. ternyata mobilnya bapakku DIDEREK dari pasuruan sampe Jember. Puh.. aku yang terlelap sepanjang jalan tidak tahu apa-apa (puh, ketoro wes. Gak onok anggun-anggune dadi cewek) Wkwkwk. Sampe rumah subuh... waw!! Sungguh perjalanan yang tidak membawa keberuntungan. Mungkin ini yang harus kubayar atas jalan-jalan (liar) ku di ITS. wkwkwk
Nah, loh?! Dari mana bahagianya?

Nah, Sekarang saya akan bercerita tentang ghost to Malang.
Akhirnya setelah sekian lama ghost beromong-omong kosong . . . . . .
Kita berhasil sampai di kota Malang! Lengkap semua 30 anggota ghost ikut tanpa ada yang ketinggalan. Tapi perjuangan kita sampai Malang tidak semudah membalikkan telapak kaki. (jiah... yak apa itu maksudnya membalikkan telapak kaki??). yah, itu memang berarti sulit dan susah sekali. Ah, Cuma sekali kan??.
Rencana terbentuk sekitar satu setengah bulan sebelum hari H. Kita mulai beromong kosong ria tiap ada waktu senggang seperti jam pelajaran kosong yang gurunya gak dateng entah kemana. Hahaha. Setelah banyak beromong kosong, kita mendapat satu masalah utama yaitu masalah financial. Ah, dasar anak SMA. Langsung kita dapat pemecahannya. Pemecahan masalah tersebut adalah dengan mulai mencicil dana mulai saat itu. Dan terdapat satu peraturan yang tidak dapat diganggu gugat dan tidak dapat dinego yaitu ‘ikut atau gak ikut ke Malang tetep wajib bayar dana ke Malang’. Nah, loh...! gimana mau gak ikut coba? Peraturan yang cukup sangat tepat agar solidaritas ghostelo semakin tebal. Berhasil. semua ghostelo sepakat dan mematuhi peraturan tersebut dengan sangat baik dan bijak. Hahahaha
Lika-liku perjuangan kita yang melewati jalan terjal penuh halangan dan rintangan yang menghadang, sehingga kita harus punya persediaan kesabaran yang cukup besar dan tidak boleh habis di tengah jalan. Bagai karang yang selalu kuat dan tegar kala diterjang badai ombak sekaligus (alay...). perjuangan mendapat ijin orang tua, mencari tahu tentang harga-harga tour agency, harga-harga bis sewaan dimana-mana, rapat lagi rapat lagi, penagihan dana cicilan, mengorek-ngorek informasi tentang tempat-tempat wisata di Malang yang sesuai dengan kantong, tempat-tempat makan untuk makan (ya iyalah...!) selama kita di Malang, serta keputusan-keputusan yang dapat berubah sewaktu-waktu. (ribet ya kayaknya?!)
Tapi perjuangan kita tak sia-sia. Kita sudah punya acara yang fix dan siap.
“tanggal 20 April 2011, kumpul di depan kantor RRI Jember pukul 02.00 dini hari. Naik bis pariwisata dari perusahaan Akas Asri. Berangkat jam 02.30. sholat subuh di daerah Leces, Probolinggo. Acara pertama adalah ke Jatim Park 1 sampe jam 15.00. kemudian makan siang masih di daerah Batu. Lalu jam 17.00 lanjut ke BNS sampe jam 21.00. setelah itu makan malam di daerah Pasuruan. lalu pulang ke Jember, diperkirakan sampai di Jember pukul 02.00 dini hari”.
Itulah rencana kita. Dan terwujud nyata. Kendala ditemui ketika perjalanan pulang amat sangat macet dan mengakibatkan kita semua sampai rumah molor 2 jam. (duh, bahasaku kok gini? wkwkwk). Betapa bahagianya kita. Wkwkwk
Selama di Jatim Park 1 dan di BNS kita ternyata bertemu teman-teman kita dari smasa juga yaitu kelas XI IPA 2 dan XI IPA 4. Tapi berbeda ya tetap berbeda, kita sudah punya rancangan acara sendiri. Hahahaha. Kita seru-serua bareng gitu wes. Bergeromol gitu, seneng deh pokoknya. Hahaha

 



















Awalnya aku pikir mereka bakalan jalan sendiri-sendiri sama orang-orang tertentu dan aku khawatir juga kalo ntar gak ada yang mau jalan sama aku (cek apese...). Tapi ternyata kita jalan bergerombol banyak gitu (horeee.....!! prok prok!!). maen-maen di wahana bareng-bareng gitu, seru sekali. Kebersamaan yang sangat indah dan tak terlupakan banget pokoknya. Hahaha
Banyak sekali moment-moment yang sangat mendukung ghost untuk terus menigkatkan solidarias dan keadaran akan hidup berkeluarga (loh..!!). tiada hari tanpa tertawa. Hahahaha
Demikian cakap-cakap saya semoga anda senang dan bahagia. Hanya ini yang dapat saya sampaikan, tak ada gading yang tak retak, seperti pula corat-coret saya ini. Terimakasih atas perhatiannya, mohon maaf atas segala kekurangannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.